PEREBUTAN HAK ASUH ANAK DAN SENGKETA HARTA BERSAMA KEMBALI DAMAI

in Berita
21. 09. 18
Hits: 85

Jumat, 17 September 2021 merupakan hari yang penuh berkah bagi Pengadilan Agama Masamba. Bagaimana tidak, dua perkara yang cukup pelik yaitu perkara sengketa harta bersama dan gugatan hak asuh anak berhasil didamaikan oleh Mediator Hakim Pengadilan  Agama Masamba, Laila Syahidan.
Dua perkara dengan obyek sengketa yang berbeda namun diajukan oleh subyek hukum yang sama yaitu pasangan suami isteri yang telah bercerai beberapa waktu yang lalu di Pengadilan Agama Masamba. Dalam perkara Nomor: 365/Pdt.G/2021/PA. Msb  yaitu sengketa hak asuh anak yang diajukan mantan istri sedangkan dalam perkara sengketa harta bersama Nomor: 377/Pdt.G/2021/PA. Msb diajukan oleh mantan suami.
Kedua perkara ini dimediasi oleh hakim mediator yang sama agar mediasi bisa berlangsung efektif dan efisien. Di awal-awal mediasi, masing-masing pihak berkeras dan emosional, merasa paling benar serta tidak ada yang mau mengalah. Melihat kondisi ini mediator pun menunda jadwal mediasi agar kedua pihak berperkara menenangkan diri.
Dalam Mediasi kedua dilakukan pertemuan terpisah  (kaukus). Hal ini dilakukan mediator untuk menggali kepentingan tersembunyi bagi masing-masing pihak berperkara.. Ini penting bagi mediator untuk dapat memahami masalah yang membelit para pihak agar mudah menentukan saran pilihan solusi penyelesaian masalah selanjutnya.

Setelah melalui tiga kali pertemuan mediasi akhirnya kedua pihak berperkara berhasil mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan ini secara damai yang dimuat dalam kesepakatan perdamaian dan selanutnya akan dikukuhkan dalam putusan.
Keberhasilan mediasi ini merupakan capaian keberhasilan yang ketiga di bulan September bagi mediator yang juga merupakan ketua Pengadilan Agama Masamba.
Mediasi merupakan cara penyelesaian yang sangat diharapkan untuk dapat menyelesaikan sengketa secara adil. Hal ini disebabkan karena proses mediasi merupakan musyawarah antar para pihak yang bersengketa, sehingga jika mediasi membuahkan hasil, hasilnya adalah win-win solutions, dan para pihak puas dengan hasil kesepakatan berdua.